Kemajuan digitalisasi yang berhasil mengubah ekspektasi dan preferensi konsumen secara perlahan memberikan tantangan baru bagi perusahaan, terutama bagi perusahaan konvensional. Lalu, bagaimana kolaborasi yang tepat antara perusahaan konvenional dan startup sehingga dapat memberikan benefit bagi konsumen?

Ikatan Alumni Prasetiya Mulya (IKAPRAMA) kembali mengadakan acara IKAPRAMA Startup Night pada hari Kamis, 4 Mei 2017, bertempat di APINDO Training Center, Gedung Permata Kuningan Lt. 10, Setiabudi, Jakarta Selatan. Dengan mengangkat tema “Digital Society : Collaborating For The Good Of The Customer”, acara ini diadakan berkat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia dan berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Satya Wacana (IKASATYA). Beberapa pembicara yang berpengalaman di area digital dihadirkan, antara lain Andreas Surya (Vice President Investment Kejora Ventures), Agung Bezharie Hadinegoro (Investment Associate East Ventures), serta penulis buku Ekonomi Berbagi, Dr. Harris Turino, MM.

IMG_3343

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Rudy Handoko membuka acara ini serta memberikan update terkini mengenai perkembangan sekolah. Ketua IKAPRAMA 2015 – 2020, Dr. Harris Turino, MM mengawali sesi pembicara dengan menyampaikan konsep mengenai Ekonomi Berbagi kepada peserta yang hadir. Terkait dengan majunya area digital, beberapa perusahaan konvensional di Indonesia masa kini mulai menjalankan konsep Ekonomi Berbagi ini, misalnya melalui kerjasama dengan startup seperti kolaborasi yang terjadi pada lini bisnis transportasi antara armada taksi Blue Bird dan jasa transportasi online Go-Jek.

DSC_1566

Andreas Surya, yang merupakan Alumni Pasca Sarjana Universitas Prasetiya Mulya Program MME BM Angkatan 1, menjadi narasumber kedua yang dihadirkan. Vice President Investment Kejora Ventures ini menjelaskan bagaimana kolaborasi dapat terjadi antara perusahaan konvensional dengan digital stratup masa kini. Salah satu digital startup di Indonesia yang telah didukung oleh Kejora Ventures adalah cekaja.com, sebuah website finansial nomor satu di Indonesia, yang akhirnya berhasil menjalin kolaborasi bersama beberapa bank di Indonesia. Menurut Andreas, untuk menjalin kerjasama tersebut, value proposition yang diberikan kepada perusahaan harus jelas. “Sebelum jalan kita harus memberi tau kepada perusahaan konvensional bahwa ada value yang benar – benar didelivered”, terang Andreas.

IMG_3376

Perwakilan dari venture capital lainnya yang dihadirkan, yaitu dari East Venture, Agung Bezharie Hadinegoro. Venture capital yang didirikan berkat kolaborasi antara warga Indonesia dan Jepang ini telah memiliki 150 portofolio atau perusahaan yang tersebar di beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan negara – negara di Asia Tenggara, misalnya Tokopedia, Traveloka, Sociolla, dan Berrykitchen untuk di Indonesia. Pada sesi ini, Agung menuturkan bahwa salah satu bentuk kolaborasi di East Ventures dijalankan dengan cara antar pemilik startup sering bertemu untuk saling sharing. “Banyak startup yang besar dapat mengajari startup kecil dan paling benar adalah belajar dari startup founder lainnya yang lebih berpengalaman yang mirip secara bisnis”, kata Agung.

Hadir sebagai peserta pada acara ini sebanyak 44 orang yang didominasi oleh alumni Universitas Prasetiya Mulya serta rekan bisnis alumni. Acara diakhiri dengan pembagian doorprize dari Kleo Beauty Salon kepada beberapa peserta yang beruntung. Terima kasih atas kehadiran rekan – rekan alumni dan sampai jumpa pada acara IKAPRAMA yang selanjutnya. (*lle)